Kadispora Luwu, Sosok Seorang Pejabat Daerah yang Kreatif dan Sangat Bersifat Responsif

News902 views

LUWU, Tabloid SAR – Direktur Eksekutif LSM Pembela Arus Bawah, Rahmat K Foxchy menyambangi Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan pada hari Senin (30/01/2023) kemarin. Begitu nampak ruang-ruang di kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang satu ini sudah sangat tertata apik.

Kehadiran Aktivis LSM yang kerap disapa Bang Foxchy ini, langsung disambut hangat oleh Kadispora Kabupaten Luwu, Sakri. “Waaah !!! sangat luar biasa penataan kantornya Pak Kadis, tampak sudah tertata apik ruang-ruang kantornya dan sudah sangat layak disebut sebagai sebuah kantor eksekutif.  Kreatif memang Pak Kadis ini dan sangat patut diapresiasi,” ucap aktivis LSM ini pada Kadispora Kabupaten Luwu tersebut.

“Terima kasih banyak Dinda atas apresiasinya tersebut,” jawab Kadispora Kabupaten Luwu tersebut dengan senyum yang sumringah.  Maka dengan ramahnya pula mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu ini, mengajak aktivis LSM yang satu ini ke dalam ruang kerjanya.

Aktivis LSM yang lebih akrab disapa Bang Ories ini, lagi-lagi mengapresiasi penataan ruang kerja Kadispora Luwu tersebut. “Yah, ini baru namanya ruang kerja pejabat eselon II, tampak tertata apik dengan desain interior yang sangat elegan. Bersifat minimalis tapi sangat refresentatif sebagai tempat kerja yang nyaman,” tukasnya.

Lanjut Bang Ories menuturkan, jika Pak Bupati datang ke sini, pastilah Beliau juga akan kagum melihat apiknya penataan ruang-ruang kerja di Kantor Dispora ini. ”Terlebih ruang kerja Pak Kadis, walau bersifat minimalis tapi sangat refresentatif sebagai tempat kerja yang nyaman,” imbuhnya.

Menanggapi pujian seperti ini, maka dengan gayanya yang bersifat low profile dan humble (rendah hati) itu, mantan Staf  Ahli Bupati Luwu ini kemudian mengemukakan, bahwa Kantor Dispora inikan harus meresresentasikan semangat kepemudaan dan mestinya pula mencerminkan profil yang bersifat sporty.

Itu karena Kantor OPD ini, kata Sakri, adalah mengelola sistem regulasi terkait pembinaan kepemudaan dan keolahragaan, jadi harus pula ditata ruang-ruangnya agar tampak apik merefresentasikan semangat kepemudaan yang bersifat sporty.

Sekarangkan sudah era milineal, lanjut ia mengatakan, masa’ sih kita harus tetap menunjukkan kantor Dispora yang masih saja berkondisi jadul terhadap pemuda-pemudi kita yang sudah bergaya hidup milinal tersebut. “Jadi kantornya harus pula mengikuti model kondisi milineal jugalah,” ucap Sakri dengan penuh canda.

Namun jelasnya, lebih lanjut ia mengatakan, kita tata dan partisi ruang-ruang di kantor ini yang lebih baik, agar staf dan pegawai merasa nyaman bekerja pada setiap ruangan menurut bidang-bidangnya, supaya lebih meningkat kualitas kinerjanya dalam melaksanakan Tupoksinya masing-masing.

Tentunya untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan publik, sambungnya, sebab namanya kantor suatu instansi pemerintahan, maka out put-nya adalah memberikan pelayanan publik yang prima.

“Jadi kantor itu tidak harus gedungnya megah tapi yang penting apik penataan ruang-ruangnya agar refresentatif untuk nyaman sebagai tempat kerja dalam memberikan pelayanan publik yang prima,” tutur Sakri.

Hal itulah yang menjadi harapan kita di Dispora ini, tutur Sakri lanjut, bahwa bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas layanan terhadap pembinaan kepemudaan kita di Luwu ini agar bisa mengembangkan potensi bakatnya, supaya kelak bisa berprestasi pada berbagai cabang olaraga dan kegiatan-kegiatan kepemudaan lainnya.

Namun jika kondisi kantor saja masih tidak mendukung, lebih lanjut ia menuturkan, apa iyah kita bisa berinovasi dan kreatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Yah, jangankan bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sedangkan merespons sedikit tuntutan arus perubahan saja sudah tidak mampu, jika kondisi kantor masih saja sangat tidak bersifat refresentatif,” kata Sakri.

Menurutnya, apalagi Kantor Dispora ini merupakan suatu bangunan yang merefresentasikan sebagai simbol eksistensi kepemudaan. Kalau bagus penataannya, kan menjadi kebanggaan bagi pemuda-pemudi kita juga. Sehingga mereka pun terinspirasi, apa iyah kelak saya bisa bekerja pada kantor yang tampak apik seperti ini. Pada gilirannya mereka menjadi terpacu untuk mengembangkan potensi bakat dan sumber dayanya menurut jalur prestasi yang diminatinya masing-masing.

Saat awak median ini menanyakan mengenai target kinerja mantan Kepala Inspektorat Kabupatan Luwu tersebut yang diketahui belum seumur jagung menahkodai Dispora Kabupaten Luwu ini. Sakri pun mengemukakan, jika dirinya belum bisa bicara banyak.

Maaf dulu yah, ucapnya, saya belum bisa bicara banyak mengenai target kinerja tersebut, sebab saya juga baru menjadi Kadispora. Tapi kita akan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepemudaan, sesuai dengan arah kebijakan Opu Bupati.

Namun jelasnya kita di Dispora ini, ucapnya lagi, akan mengedepankan kerja-kerja kolaborasi dengan semua stakeholder terkait, untuk bersama-sama mengembangkan pembinaan terhadap kepemudaan kita di Luwu ini, supaya nantinya bisa berprestasi dengan harapan dapat mengangkat nama baik daerah kita. “Bahkan kalau bisa dapat lebih berprestasi pada tingkat yang lebih tinggi lagi,” terang Sakri.

Selepas petemuannya dengan Kadispora Kabupaten Luwu tersebut, Direktur Eksekutif LSM Pembela Arus Bawah, Rahmat K Foxchy lalu mengemukakan bahwa Beliau (Sakri –red) merupakan seorang sosok pejabat daerah yang inovatif dan kreatif serta sangat bersifat responsif.

Menurut Bang Foxchy, sebab dimanapun Beliau ditempatkan sebagai pejabat selalu saja ada perubahan baru yang sangat signifikan di lingkungan kerjanya. Beliau itu adalah bertipikal yang senantiasa berinovasi dan kreatif menciptakan suasan baru di setiap lingkungan kerjanya, terlebih lagi sangat bersifat responsif.

“Beliau itu juga merupakan salah satu mitra terbaik kita di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. Karena senantiasa welcome dan juga sangat bersifat akomodir dalam mengambil kebijakan,” pungkas aktivis LSM yang satu ini.  (Basnawir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *