oleh

Soal Kritikan Aktivis Pembela Arus Bawah Terhadap PT Masmido Dwi Area, Mendapat Dukungan dari Ketua FKDM Kabupaten Luwu

Ketua DPRD Luwu : Saya Siap Menerima Langsung Aksi Demonstrasi Tersebut

 

 

Baca Juga :

LUWU, NEWSTABLOIDSAR.com – Munculnya sorotan tajam yang dilontarkan pihak Aktivis Pembela Arus Bawah terhadap keberadaan PT Masmindo Dwi Area, untuk mengelola tambang emas di Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), tampaknya kian mendapat apresiasi dan dukungan luas dari tokoh masyarakat Luwu.

Termasuk apresiasi dan dukungan juga mengalir dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Luwu dan sejumlah aktivis LSM lainnya di daerah yang dijuluki Bumi Sawerigading ini.

Mereka mengaku sangat setuju agar dilakukan penutupan terhadap tambang emas ini, jika pihak PT Masmindo Dwi Area memang hanya sebatas memberikan janji-janji tak pasti dalam mengelola tambang emas tersebut.

Adapun sorotan kelompok LSM yang selama ini dikenal vokal tersebut, sebagaimana yang telah dirilis media media online ini, dengan judul berita : Bahas Dugaan Pembodohan PT Masmindo Dwi Area, Aktivis Pembela Arus Bawah Siap Pimpin Aksi Demonstrasi, maka tak terlepas pula dimuat melalui edisi cetak Tabloid SAR terbitan 01-15 Juli 2020.

Namun Direktur Operasional PT Masmindo Dwi Area, H Boyke P Abidin, rupanya hanya merespons pemberitaan ini, dengan cara mengirimkan kembali link berita tersebut melalui whatsApp Redaksi Tabloid SAR, Sabtu (6/7/2020).

Saat redaksi media ini kembali meminta klarifikasinya melalui whatsAppnya, mengenai sorotan pemberitaan tersebut. Akan tetapi H Boyke, justru sama sekali tidak memberikan tanggapan, hingga berita lanjutan ini kembali dirilis.

Tidak hanya para tokoh masyarakat Luwu yang menelpon langsung ke redaksi media ini, setelah membaca materi berita tersebut. Bahkan Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali mengaku siap menerima aksi demonstrasi terkait janji-janji PT Masmindo Dwi Area tersebut.

“Saya siap menerima langsung aksi demonstrasi itu nantinya,” ucap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) putra asal Bastem tersebut melalui whatsAppnya.

Halnya apresiasi dan dukungan yang datang dari sejumlah LSM, salah satunya Ketua FKDM Kabupaten Luwu, Yunus L Renta, melalui telepon langsung pada redaksi media ini.

Ia menyampaikan, pada dasarnya kita sangat mengharapkan PT Masmindo Dwi Area, agar segera membuktikan janji-janjinya untuk mengeksploitasi tambang emas ini. Tapi kalau memang hanya janji-janji saja, maka lebih baik tambang emas tersebut ditutup saja.

Salah satu tokoh Luwu asal Bastem ini, lanjut menyampaikan apalagi sudah puluhan tahun PT Masmindo Dwi Area melakukan eksploirasi tanpa kejelasan kapan akan melakukan ekspolitasi.

Sebenarnya, tuturnya lebih lanjut, dengan dieksploitasinya tambang emas di Latimojong, sangat memberikan dampak pertumbuhan ekonomi bagi daerah ini. Sekaligus akan mendorong kesejahteraan hidup keluarga yang ada di Rante Balla dan Latimojong pada umumnya. “Apa tahapan eksploirasi tambang, memang harus butuh waktu hingga puluhan tahun begitu,” ucap Yunus Renta penuh tanya.

Yunus Renta yang juga Ketua Lembaga Independen Pemerhati Pemberdayaan Masyarakat Luwu (LP2ML) Raya, pun lanjut menyampaikan, sangat mendukung adanya aksi denonstrasi terhadap PT Masmindo Dwi Area.

“Saya sangat mendukung dan juga siap menggalang dan mengajak keluarga supaya ikut aksi demonstrasi pada perusahaan ini, walau umur saya sudah tua,” tuturnya.

Kalau kita-kita orang tua saja, sambungnya, sudah turun melakukan aksi demonstrasi, tentunya anak-anak kita dari kalangan mahasiswa pasti juga akan ikut demonstrasi.

“Jadi aksi demonstrasi ini, tentunya untuk menyampaikan aspirasi melalui DPRD Luwu, tak lain untuk mengetahui lebih jelas tentang komitmen PT Masmindo Dwi Area, atas keseriusannya mengeksploitasi tambang emas di Latimojong itu,” ungkapnya.

“Ya, mengenai agenda aksi demonstrasi ini, kita tunggu saja informasi dari pihak Aktivis Pembela Arus Bawah. Sebab kelompok LSM ini, sudah sering kali mengkoordinir aksi demonstrasi, termasuk di kantor Kejaksaan Agung dan KPK Jakarta,” pungkas Yunus Renta.

Sedangkan dari sekian banyak tokoh Luwu, khususnya dari Bastem dan Latimojong, menghubungi nomor handphone redaksi media ini, menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas adanya rencana aksi demonstrasi terhadap perusahaan awak mas tersebut.

Saat dimintai tanggapannya, namun justru balik bertanya bahwa siapa saja yang sudah menyampaikan pernyataannya, terkait masalah ini. Maka redaksi pun memberitahukan, salah satunya adalah Pak Yunus Renta.

“Kalau bagitu biarlah Pak Yunus Renta yang mewakili kami, untuk memberikan keterangan pers. Apalagi Beliau adalah salah satu tokoh Luwu yang aktif di dunia LSM dan juga merupakan orang tua yang dianggap mampu menggalang keluarga Bastem dan Latimojong. Jadi kami ikut saja apa yang disampaikan Pak Yunus Renta tersebut,” ucap para tokoh tersebut dari balik handphonenya masing-masing.

Menanggapi banyaknya dukungan dari berbagai kalangan seperti ini, Direktur Eksekutif Aktivis Pembela Arus Bawah, Rahmat K Foxchy menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan oleh pihak keluarga.

Menurutnya, bahwa aksi demonstrasi baru akan lakukan apabila tidak ada klarifikasi yang bersifat komprehensif yang disampaikan oleh pihak management PT Masmindo Dwi Area tersebut. ”Jadi tunggu saja dalam waktu dekat ini, kita akan kirim surat permintaan klarifikasi pada perusahaan awak mas tersebut,” ucapnya.

Apabila memang tidak ada tanggapan, tambahnya, maka tentunya kita akan mengambil sikap lebih lanjut. “Soalnya, kita ingin tahu kepastian dari perusahaan tersebut, serius apa tidak mengekploitasi tambang mas di Latimojong, supaya kita tidak dininakboboi terus dengan janji-janji yang tak pasti,” kunci aktivis LSM yang akrab disapa Bang Ories ini. (Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed