Soal Himbuan Pakai Sarung, Bupati: Tidak Ada Sanksi Bagi yang tidak Laksanakan

LUWU156 views

Laporan: Dhamrin Arfah, Luwu

Bupati Luwu, Basmin Mattayang, mengaku mengeluarkan himbauan pada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memakai sarung dan berbahasa daerah Luwu, memang bukanlah kebijakan populer. Basmin juga tidak akan menjatuhkan sanksi kepada ASN yang tidak melaksanakan himbauannya itu.

“Ada tiga alasan kami mewajibkan ASN memakai sarung dan berbahasa daerah, diantaranya untuk mempertahankan nilai-nilai keagaman, adat budaya, serta kebersamaan, ini tiga hal yang mendasari, tidak ada tendesi lain,” kata Basmin Mattayang, Jumat 08/03/2019.

Nilai positif lain yang didapat dari himbauan menggunakan sarung, ASN laki-laki kata Basmin, betul-betul sudah siap untuk beribadah di masjid, dan diharapkan agar Luwu ini bisa menjadi daerah religius karena daerah ini adalah wilayah pertama masuknya islam.

“Yang kita dayakan bukan sarung panjangnya, tapi ma’bidanya. Anak saya sendiri,  tidak bisa ma’bida,” ujarnya.

Basmin menegaskan, tidak ada sanksi untuk ASN yang tidak memakai sarung, sebab memang dalam agama tidak ada paksaan. kebijakan ini katanya hanya sebagai proses pembelajaran bagi ASN yang masih malas melaksanakan salat jumat.

Editor: Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *