oleh

Sejumlah Lembang Diduga Salahgunakan Dana Desa di Toraja Utara

TORAJA, NEWSTABLOIDSAR.com  – Dana Desa di Toraja disebut Dana Lembang, tampaknya semakin masif dijadikan sebagai bancakan korupsi. Mengakibatkan tidak sedikit Kepala Desa (Kepala Lembang), akhirnya tersangkut kasus hukum.
 
Halnya di Kabupaten Toraja Utara, menurut penelusuran media ini, tampak sejumlah Lembang diduga tidak tepat sasaran dalam membelajakan Dana Lembangnya.
 
Hal tersebut, sehingga menjadi sorotan masyarakat pada sejumlah Lembang di daerah yang dijuluki Bumi Pong Tiku tersebut.
 
Misalnya pada Lembang Limbong, Kacamatan Rante Pao, ketika dinahkodai Ishak Rantetoding Mambi. Masyarakat di Lembang ini, sangat mengharapkan pada media ini agar menyoroti pengelolaan Dana Lembang selama ditangani Kepala Lembang Ishak Rante Toding tersebut.
 
Ishak Rantetoding sendiri, saat ini sudah mantan Kepala Lembang Limbong, justru pernah menyambangi Sekretariat Aktivis Pembela Arus Bawah. Maksudnya untuk meminta perlindungan atas adanya sorotan warganya terhadap dugaan penyalahgunaan Dana Lembang selama dirinya menjadi Kepala Lembang setempat.
 
Sedangkan Lembang lainnya di Kabupaten Toraja Utara yang dianggap bermasalah Dana Lembangnya oleh warganya, antara lain pada Lembang Sa’dan Sangkaropi dan Lembang To’yasa Akung serta lain-lainnya.
 
Jadi itu hanya sebagaian kecil kasus-kasus dugaan penyalahgunaan Dana Lembang, menurut hasil penelusuran media ini di Kabupaten Toraja Utara.
 
Harapan masyarakat pada lembang-lembang tersebut, agar dugaan penyalahgunaan Dana Lembang selama ini dapat dimediakan melalui Tabloid SAR ini.
 
Menyikapi hal tersebut, Koordinator Aktivis Pembela Arus Bawah Wilayah Toraja, Jefri Paramma mengaku akan melakukan investigasi, sebagai bentuk respons untuk menindaklanjuti harapan masyarakat terhadap dugaan penyalahgunaan Dana Lembang pada lembang-lembang di Kabupaten Toraja Utara ini.
 
“Apabila itu memang ada indikasi dugaan penyalahgunaan, maka kita akan laporkan pada Pimpinan LSM untuk ditindaklanjut penanganannya pada pihak kejaksaan atau kepolisian agar diproses tuntas secara hukum,” tandasnya. (Ely)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed