oleh

Redmoon Studios lagi Garap Judul Film Selimut Kabut Rongkong, Mendapat Apresiasi dari Gubernur Sulsel

PALOPO, NEWSTABLOIDSAR.com – Nampaknya budaya dan keindahan alam Rongkong di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan dirilis dalam sebuah produksi film dokumenter. Adapun film tersebut diangkat dengan judul “Selimut Kabut Rongkong.”

Bahkan Tim Produksi Redmood Studios yang sedang menggarap judul film dokumenter tersebut, sangat mendapat apresiasi dari Gubernur HM Nurdin Abdullah. Ketika mereka bersilaturahim dengan orang nomor satu di Sulsel tersebut di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (3/10/2020) lalu.

Baca Juga :

Adapun judul film ini sedang digarap produksinya oleh Redmood Studios yang berbasis di Makassar. Hal tersebut dikemukakan oleh Co Produksi Redmood Studios, Sarju Junaedi saat menyambangi Kantor Redaksi Tabloid SAR, Sabtu (10/10/2020) di Jalan Pong Simpin Palopo.

Co Produksi Redmood Studios, Sarju Junaedi.

Menurutnya, kita dari Tim Produksi Redmood Studios sudah bersilaturahim dengan Bapak Gubenrnur, bermaksud untuk meminta kesediaan Beliau untuk berpartisipasi dalam proses sceening film Selimut Kabut Rongkong tersebut, sebelum diikutkan ke festival film dan ditayangkan ke publik.

Alhamdulillah, lanjut Sarju menyampaikan, Bapak Gubernur sangat memberikan apresiasi sekaligus dukungannya. “Adapun materi film Selimut Kabut Rongkong mengangkat realita sosial budaya dan lingkungan masyarakat pegunungan khususnya di Luwu Utara,” tuturnya.

Sebagaimana dikutip dari pojoksulsel.com, Gubernur Sulsel menyampaikan sangat mendukung segala rangkaian atas proses dan memberi apresiasi mengenai materi film Selimut Kabut Rongkong tersebut.

Nurdin Abdullah juga menyayangkan karya film di Sulawesi Selatan selama ini, dianggapnya belum mampu memberi wawasan serta kurang peka dengan realita sosial budaya dan kondisi lingkungan yang terjadi saat ini. “Jadi karya film jangan dibuat asal-asalan, karena itu mewakili citra kultur peradaban kita saat ini,” harapnya.

Lanjut ia mengemukakan, saya selalu mendukung apapun aktifitas yang positif dan bertujuan untuk mengangkat realita yang ada di daerah kita. Apalagi jika menyangkut nilai-nilai sosial budaya masyarakat Sulsel yang punya prinsip hidup,” ucapnya.

Gubernur lalu berpesan, agar kualitas karya kreatif di Sulsel tidak semata mengejar nilai komersil, namun harus mampu merefleksikan nilai-nilai edukasi kultur masyarakat kita.

Sedangkan mereka dari Tim Produksi Redmood Studios saat bersilaturahim dengan Gubernur Sulsel, dipimpin oleh Co Produksi Redmood Studios, Sarju Junaedi.

Adapun mereka tersebut, yakni Line Produser Yusi Rizal, sutradara Indra J Mae, desain produksi Jaya Jhay, script supervisor Yamin Yunus, Manajer unit Lulu Koslet dan salah satu pemeran Analisa Moita. (Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed