oleh

Pemerintah Lembang Sangbua Toraja Utara Kembali Salurkan BLT-DL

TORAJA, NEWSTABLOIDSAR.com – Sejak pandemi Covid-19 membawa fenomena yang sifatnya berdampak buruk terhadap kesehatan dan sudah tidak sedikit yang meninggal dunia di seluruh penjuruh dunia.

Terlebih sangat menimbulkan dampak krusial terhadap perkonomian global. Tanpa terkecuali juga sangat melanda Negara Indonesia , dengan segala persoalan kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkannya di tengah kehidupan masyarakat.

Baca Juga :

Hal itulah, sehingga Pemerintah Indonesia mengambil bagai langkah kebijakan dalam upaya menanggulangi pandemi Covid-19. Salah satunya menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Toraja Utara disebut dengan istilah Bantuan Langsung Tunai Dana Lembang (BLT-DL).

Maksudnya untuk menguatkan jaring mengaman sosial bagi masyarakat yang dianggap rentan kehidupan ekonominya hingga ke pelosok-pelosok, akibat dari dampak krusial yang ditimbulkan oleh pandemi tersebut.

Hal itulah, maka Pemerintah Lembang Sangbua, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara kembali menyalurkan BLT-DL Tahap III pada Jumat, 2 Oktober 2020 di kantor Lembang Sangbua.

Pada kesempatan itu, Kepala Lembang Sangbua, Antonius Randan SE sebelum dilakukan penyaluran BLT Tahap III tersebut, menyampaikan pada warganya selaku penerima manfaat, mengharapkan agar bantuan ini agar betul-betul digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga di masa pandemi ini.

Lanjut ia menyampaikan, bahwa melalui penyaluran BLT-DL tahap III ini, sesuai ketentuan dari pemerintah pusat, maka setiap kepala keluarga menerima Rp. 300 ribu. “Tidak seperti penyaluran sebelumnya adalah mendapatkan Rp. 600 ribu setiap kepala keluarga. Hal itu karena adanya penyesuaian terhadap kemampuan keuangan pemerintah,”ucap Antonius Randan.

Lebih lanjut Kepala Lembang Sangbua ini menyampaikan bahwa adanya penyaluran BLT-DL ini, sebagai bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat di tengah menghadapi terjadinya krisis kesahatan yang begitu kusisial seperti ini.

“Jadi adanya BLT-DL ini, tak lain untuk membantu masyarakat dalam menguatkan daya beli, khususnya penguatan terhadap kebutuhan pangan masyarakat,” tuturnya.

Ia pun menghimbau warganya supaya pro aktif menanam sayur, sebagai upaya untuk menguatkan ketahanan pangan keluarga di tengah pendemi.

 

“Saya juga sangat berharap agar warga melakukan Jumat bersih, sebab kebersihan adalah pangkal kesehatan dan merupakan salah satu solusi untuk dapat memutus mata rantai pandemi Covid-19 tersebut,” harapnya.

Kepada media Tabloid SAR, Antonius Randan menyampaikan bahwa terdapat 163 kepala keluarga yang menerima BLT-DL di wilayahnya. “Puji Tuhan, warga kami belum ada yang terpapar Covid-19 dan suasana Kamtibmas sangat kondusif, sebab masyarakat selalu patuh pada ketentuan protokol kesehatan,” tuturnya.

Kemudian ia menambahkan, Lembang Sangbua ini telah ditunjuk menjadi salah satu lembang pengembangan menejemen dan pendidikan serta pelatihan pemerintahan lembang.

Dia juga menyampaikan, jika dirinya telah mengikuti bintek administrasi pengelolaan keuangan desa dan Bumdes bagi aparatur pemerintahan desa yang di selengarakan di Hotel Fashion Legian Bali dari tanggal 26 – 29 September 2018.

Untuk diketahui bahwa Lembang Sangbua semenjak dinahkodai Antonius Randan tersebut, telah memperoleh berbagai penghargaan, seperti antara lain berikut :
1. Penghargaan dari KPPN Tana Toraja atas kerja samanya memberikan informasi dan data, terkait dengan kegiatan penelitian efektivitas penyaluran Dana Desa, pada tanggal 10 Mei 2017.
2. Penghargaan dalam bentuk Sertifikat nomor : 6. S. 568 / LPMP – HAF / Vll / 2018 berdasarkan UU Nomor : 6 Tahun 2014 tentang Desa, dalam hal pengembangan manajemen education dan training center pemerintahan lembang. (Ely)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed