oleh

Menghadapi Pilkada 2020, Bakal Terjadi Pertarungan Antar Sesama Incumbent?!

Indah dan Husler Masih Sangat Berpeluang Oppo, Pilkada Toraja Sangat Dinamis

 

Baca Juga :

Tabloid SAR- Hampir pasti sebagian penyelenggraan Pilkada 2020 mendatang, akan terjadi pertarungan politik antara sesama incumbent atau petahana. Maksudnya akan terjadi kompetisi politik antara sesama pasangan kepala daerah, yakni antara bupati versus wakil bupati atau walikota versus wakil walikota.

Persaingan politik sesama incumbent tersebut, tampak mulai mengerucut pada sejumlah daerah di tengah menghadapi Pilkada pada tahun depan. Misalnya di Pilkada Luwu Utara, sudah hampir pasti akan terjadi pertarungan politik antara Bupati Indah Putri Idriani dengan Wakil Bupati H Muhammad Thahar.

Halnya pada Pilkada Luwu Timur, sepertinya beredar pula rumor bahwa Bupati HM Thoriq Husler juga akan ditantang oleh wakilnya, Irwan Bachri Syam. Namun. Akan tetapi adanya rumor tersebut belum dinyatakan valid.

Sementara pasangan Kepala Daerah Luwu Timur itu, walau keduanya belum menyatakan sikap, apakah akan kembali berpaket atau justru membangun kubu politik masing-masing untuk saling memperebutkan kursi nomor wahid di Bumi Batara Guru tersebut.

Menurut analis beberapa aktivis pemerhati kebijakan publik, jadi hanya kejadian luar biasalah yang dapat menaklukkan Indah dan Husler pada kontestasi Pilkada 2020 mendatang.

Adapun isu yang sama sepertinya juga menerpah pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae – Victor Datuan Batara dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paemnonan –  Yosia Rinto Kadang.

Maka tentunya incumbent masih sangat diuntungkan, apabila bupati dan wakil bupati baik di Tana Toraja maupun di Toraja Utara kembali berpaket pada Pilkada mendatang.

Namun bila terjadi head to head antara bupati dan wakil bupati pada kedua daerah di Toraja tersebut. Kemungkinannya Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae dan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan masih memiliki peluang untuk dapat kembali memenangkan Pilkada.

Hal tersebut dikemukakan Arsyad, salah satu aktivis LSM putra asal Uluwai, Tana Toraja tersebut. Lain halnya, jika calon kepala daerah lebih dari dua pasang, itu masih belum dapat diprediksi.

“Soalnya, kondisi politik di Toraja sangat dinamis, dibanding Luwu Utara dan Luwu Timur,” terang Koordinator Divisi Investigasi Aktivis Pembela Arus Bawah tersebut.

Ulasan berita terkait, lebih jelasnya baca Tabloid SAR edisi cetak pada terbitan berikutnya. (Redaksi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed