Melalui Akun Facebooknya, Basmin Mattayang Menulis Sejarah Masuknya Islam dan Terbentuknya Kampung Bugis di Bali

LUWU, Tabloid SAR – Bupati Luwu, Basmin Mattayang menulis sebuah cerita sejarah singkat perekembangan islam di Bali. Melalui akun Facebook miliknya Basmin Mattayang Andi Sennu.

Dalam postingannya itu, Basmin Mattayang menceritakan awal masuknya Islam serta terbentuknya sebuah perkampungan bugis di Kabupaten Badung, Bali.

Berikut tulisan Bupati Luwu yang di posting melalui akun Facebook miliknya.

Sholat Jumat di Masjid Agung Asasuttaqwa. Letak persisnya ada di Jalan Waringin, Kampung Bugis Tuban, Kuta, Kabupaten Badung.

Perkembangan Islam di Bali terutama bagian selatan, bermula dari kampung ini. Dulu masjid ini berupa musollah atau warga setempat menyebutnya langgar.

Para pelaut dari Suku Bugis lah yang membawa Islam ke Pulau Dewata. Mereka yang berlayar dari Makassar, Sulawesi Selatan sekitar abad ke-17. Kapal-kapal para saudagar ini bersandar di Kampung Tuban.

Saudagar-saudagar Bugis sedianya akan berdagang di Bali. Mereka membawa rempah-rempah, besi, kain, dan berbagai porselin untuk ditukar dengan beras, kopi, dan kelapa dari Kerajaan Badung.

Pada perkembangan selanjutnya, warga Bugis yang menetap di Kampung Tuban pun menyebarkan dakwah Islam di wilayah itu. Ketika Raja Badung perang melawan Mengwi, sang raja meminta bantuan pada rakyat Bugis. Singkat cerita kemenangan pun diperoleh.

Oleh karena kemenangan itu atas bantuan dari warga Bugis, Raja Badung memberikan hadiah berupa lokasi ibadah dan tempat pekuburan Islam bagi warga Bugis. Setelahnya, pada tahun 1890 baru diketahui adanya tempat ibadah berupa langgar untuk pertama kali.

Saat ini, Masjid Agung Asasuttaqwa sudah banyak mengalami perubahan dan renovasi dari bentuk aslinya. Salah satu masjid terbesar di Bali ini mampu menampung sekitar 1632 jamaah.

Diketahui, Bupati Luwu Basmin Mattayang menulis sebuah sejarah singkat perkembangan Islam di Bali usai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Asasuttaqwa, di Jalan Waringin, Kampung Bugis Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, ditengah kunjungan kerjanya. Jumat (5/7/2019).

Penulis: Echa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *