Belum Divonis Hakim, Syarifuddin Daud Jadi Tahanan Kota

PALOPO, Tabloid SAR – K.H Syarifuddin Daud yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah masjid Agung Luwu Palopo, yang beberapa waktu lalu ditahan kini berada dikediamannya di Jln. Puang H. Daud, Kota Palopo sejak, Jumat (14/12/2018), kemarin.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Palopo, Greafik Loserte TK, SH, MH membenarkan ayah dari mantan Wakil Wali Kota Palopo, Ahmad Syarifuddin Daud menjadi tahanan kota yang saat ini berada dikediamannya.

“Syarifuddin Daud dibebaskan dari rumah tahanan dan menjadi tahanan kota setelah permohonannya dikabulkan oleh majelis hakim,” terangnya.

Dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Masjid Agung Luwu yang telah bergulir sejak 2016, dan kini telah memasuki masa sidang.

“Khusus kasus di Masjid Agung Palopo, terdapat dua perkara, yakni pengelolaan dana hibah dan penyewaan menara untuk tower seluler,” ucapnya.

Kasus dana hibah senilai Rp 5 miliar ditangani Polres Palopo, sementara penyewaan menara masjid ditangani Polda Sulsel.

Sementara itu, pulangnya Ketua Yayasan, Masjid Agung Luwu Palopo, K.H Syarifuddin Daud dikediamannya di klaim belum terbukti sebagai tersangka dalam kasus dugaan Korupsi dana hibah masjid Agung Luwu Palopo senilai Rp5 Miliar itu.

“Kerugian Negara belum ada sama sekali, sampai hari ini belum ada Vonis dari pengadilan,” jelas Humas Pesantren Datok Sulaiman Palopo, Rezki Aziz.

Ia menyebutkan, beliau (Sarifuddin Daud) diberi kebijaksanaan oleh Hakim setelah mendapat jaminan dari berbagai pihak.

“Mohon doanya semua, semoga prosesnya berjalan lancar dan nama baik K.H Syarifuddin Daud segera dapat dipulihkan,” harapnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, yang di konfirmasi wartawan mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Agung Luwu Palopo masih dalam tahap penyelidikan.

“Sementara masih dalam penyelidikan,” singkatnya.

Editor : Hery

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *