oleh

Bastem dan Nur Asphina Tampak Saling Mengakomodir Secara Politik di Dapil IV Luwu

LUWU, Tabloid SAR – Pertarungan politik dalam menghadapi Pemilu Serentak 2019 yang akan digelar pada 17 April mendatang, tampaknya tak terhindarkan dalam menjaring dukungan dari masyarakat.

Namun berbeda bagi ke dua Caleg asal generasi Bastem di Dapil IV Luwu ini, justru tampak saling mengakomodir secara politik dalam menjaring dukungan suara dari rumpun keluarga Bastem. Walau ke duanya masih merupakan Caleg pemula dalam menjelajahi dunia politik menuju anggota DPRD Luwu.

Adapun ke dua Caleg asal keturunan rumpun Bastem dimaksud, yakni bernama Bastem yang tak lain adalah Caleg NasDem Nomor Urut 7 dan Nur Asphina R. Djano, SKM. MM yang merupakan Caleg PPP Nomor Urut 2.

Nur Asphina

Jika Bastem selama ini berkiprah di perantauan sebagai eksportir. Kembali ke kampung menjadi Caleg, dengan membawa program kerja tentang pembudidayaan tanaman komoditi berorientasi ekspor.

Lain halnya dengan Nur Asphina yang diketahui mendedikasikan ilmunya sebagai dosen di Universitas Andi Djemma Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Apa lagi ke duanya merupakan putra-putri Bastem yang sangat diharapkan untuk dapat mewakili rakyat di DPRD Luwu pada periode 2019-2024 mendatang. Hal tersebut dikemukakan oleh Rahmat K Foxchy, merupakan salah satu tokoh pemuda Bastem yang selama ini dikenal sebagai penggiat aktivis LSM.

Menurut aktivis yang akrab disapa Bang Ories ini, bahwa jika rumpun keluarga Bastem di Dapil IV Luwu dapat bersatu, maka paling tidak ada empat Caleg generasi Bastem dapat duduk di DPRD Luwu nantinya.

Kendati demikian, namun salah satu tokoh aktivis LSM dan juga Pimpinan Tabloid SAR ini justru lebih respek untuk mendukung Bastem dan Nur Asphina agar dapat terpilih menjadi anggota DPRD Luwu.

Selain karena faktor kekentalan hubungan emosional sebagai keluarga terdekat, tapi juga didasari oleh faktor kualitas sebagai Caleg menurut latar belakang pendidikan dan profesinya masing-masing.

“Saya bukan bermaksud untuk memandang sebelah mata Caleg lainnya, tapi baik Pak Bastem maupun Ibu Nur Asphina, lebih layak untuk mewakili rumpun keluarga di Dapil IV Luwu ini di DPRD,” tuturnya.

Lanjut Pimpinan Tabloid SAR ini mengemukakan, bahwa sangat mengapresiasi atas adanya langkah Pak Bastem dan Ibu Nur Asphina, sehingga dapat saling mengakomodir secara politik dalam menjaring dukungan rumpun keluarga Bastem di Dapil IV Luwu.

Maksudnya, tuturnya lebih lanjut, apabila ada rumpun keluarga Bastem di Dapil ini tidak mendukung Pak Bastem, maka sebaiknya dukung Ibu Nur Asphina, begitupun sebaliknya. “Hal seperti ini juga senantiasa saya sampaikan pada rumpun keluarga Bastem pada setiap kesempatan,” ucapnya.

Tutur Bang Ories lagi, bahwa ungkapan seperti itu selalu saya sampaikan pada rumpun keluarga Bastem, jika setiap saya turun di Dapil IV Luwu tersebut.

“Dari pada mendukung Caleg lainnya yang belum tentu dapat mengingat kita, saat nantinya terpilih jadi anggota DPRD Luwu. Jadi sebaiknya pilih Pak Bastem atau Ibu Nur Asphina, saat pencoblosan pada 17 April mendatang,” himbaunya.

Jadi itu harapan saya, tambah Bang Ories, jika rumpun keluarga Bastem bersatu di Dapil IV Luwu ini, sehingga dapat memiliki wakil di DPRD Luwu yang berkepedulian untuk memajukan kehidupan ekonomi keluarga dan masyarakat pada umumnya.

“Olehnya itu, jadi sebaiknya rumpun keluarga Bastem agar bersatu untuk mengantar ke dua Caleg ini menuju DPRD Luwu nantinya,” pungkas Rahmat K Foxchy.

Penulis : Hery

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed