Anggaran DAK, SDN 60 Ponrang Bangun 1 RKB dan Rehab 2 kelas

oleh -7 views

NEWSTABLOIDSAR. LUWU-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, Tahun Anggaran (TA) 2019, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Luwu kucurkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan yang cukup besar. Kamis, 09/01/2020.

Hal itu tak lain untuk merevitalisasi sejumlah bangunan sekolah yang sudah tidak layak lagi digunakan. Tentu tujuannya guna memberikan rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar, sesuai standar nasional pendidikan (SNP) pada setiap satuan pendidikan.

Diketahui sasaran DAK untuk Fisik di bidang pendidikan, telah ditetapkan melalui mekanisme yang berlaku, sebagai penerima bantuan. Hal itu diatur dalam undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, tepatnya di pasal 45 ayat ( 1 ) menyebutkan bahwa ” Setiap satuan pendidikan formal dan non formal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesaui dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi, kecerdasan intelektual, sosial, emosional dan kejiwaan peserta didik.”

Kemudian di Peraturan pemerintah nomor 13 Tahun 2015, dijelaskan “Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, DAK merupakan salah satu komponen penunjang dari indikator peningkatan sarana dan prasarana bidang pendidikan dimana tujuannya meningkatkan mutu pendidikan.”

Dari sekian banyak sekolah di kabupaten Luwu, penerima bantuan DAK yang bersumber dari APBN-TA 2019, salah satunya adalah SDN 60 Ponrang di Desa Tirowalie, Kecamatan Ponrang, kabupaten Luwu.

Hal tersebut di benarkan oleh Kepala Sekolah ( Kepsek ) SDN 60 Ponrang, Nani., S.Pd., saat di wawancarai media ini. Kamis ( 09/01/2020 )

” Ya benar, Sekolah kita mendapat bantuan DAK Tahun ini sebesar Rp. 210 juta untuk membangun satu RKB dan Rp. 252 juta untuk rehab dua Ruang kelas,” tutur Kepsek yang di kenal peramah, dan murah senyum kepada setiap orang yang diajaknya bercekrama.

Menurut Nani, adanya DAK tersebut adalah merupakan bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Luwu.

” Ini semua tentunya bentuk perhatian dari pimpinan dalam hal ini pak Kadis Pendidikan, dan utambya bapak Bupati Basmin Mattayang, dan Wakilnya bapak Syukur Bijak, yang terus dan tiada henti-hentinya memantau kemajuan pendidikan yang adalah wilayah Kabupaten Luwu,” ujarnya.

Lanjut Nani, dirinya sangat berharap untuk tahun-tahun berikutnya, sekolahnya masih mendapat bantuan DAK.

“Soalnya, masih adapi kasihan Ruang Perpustakaan, yang sudah tidak layak lagi digunakan, dan sangat perlu di rehab,” tambahnya

Selain itu, menurut Nani Kepsek SDN 6 Ponrang Kabupaten Luwu, juga sangat membutuhkan anggaran untuk membangun pagar, guna menjaga berbagai ganguan terhadap muridnya dan sejumlah fasilitas sekolah.

” Kita sebenarnya masih membutuhkan anggaran untuk merehab ruangan perpustakaan dan pembangunan pagar, semoga tahun berikutnya bisa terwujud,” tutup Kepsek SDN 60 Ponrang penuh harap.

Laporan : Awi | Editor : redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *