oleh

Aktivis Pembela Arus Bawah investigasi Sejumlah Isu Dugaan Korupsi di Kota Palopo

Aktivis Pembela Arus Bawah, merupakan sebuah kelompok aktivis LSM Pemerhati Kebijakan Publik yang selama ini dikenal mengungkap dan begitu tajam menyoroti banyak kasus korupsi. Nampaknya akan terus berkomitmen untuk mendorong agenda pemberantasan korupsi baik di Luwu Raya maupun Toraja dan termasuk di daerah lainnya.

Hal tersebut, tentunya tak terlepas untuk berupaya mendorong terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean government) yang berpelayanan prima dan mempercepatan terjadinya pengentasan kemiskinan.

Baca Juga :

Pasalnya, sebab korupsi disebut-sebut sangat berpotensi untuk menciptakan sistem pelayanan publik yang bersifat diskriminatif, sekaligus menimbulkan proses permiskinan secara absolut yang bersifat masif di tengah kehidupan masyarakat.

Lantaran hal itulah, maka korupsi menjadi masuh utama bagi peradaban umat manusia. Sebab begitu berbahayanya korupsi, karena sangat dapat memberikan dampak krusial bagi kelangsungan sebuah peradaban.

Jadi dengan dasar itulah, sehingga kelompok aktivis LSM ini senantiasa mengajak segenap elemen masyarakat, khususnya di Luwu Raya dan Toraja agar bersama-sama dalam memerangi korupsi. Tentunya tak lain untuk mewujudkan sebuah tatanan rasa keadilan sosial yang beradab, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap arah kebijakan nasional tentang “Visi Indonesia Maju”.

Hal itu pulalah, maka pada gilirannya pihak Aktivis Pembela Arus Bawah sedang dan/atau akan menginvestigasi sejumlah isu dugaan korupsi di Kota Palopo, sebagai bentuk respons terhadap pengaduan masyarakat.

Adapun salah satu langkah investigasi yang telah dilakukan kelompok aktivis LSM ini, seperti meminta klarifikasi pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

Untuk mengetahui, bahwa OPD mana saja di lingkup Pemkot Palopo yang telah menjadi sasaran target kelompok aktivis LSM ini. Lebih jelasnya, maka sebaiknya baiknya baca Tabloid SAR edisi cetak pada terbitan berikut. (Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed